Kategori
ASAKU COVID-19 KESEHATAN

Makna Tawakal?

Ketika saya ditanya, “Bagaimana menyikapi bahaya kopitnaintiin lima bulan terakhir?”

Saya masih berusaha disiplin menjaga protocol kesehatan, untuk diri sendiri. Keluar rumah hanya untuk alasan mendesak. Tapi Piknik, jadi mendesak saat butuh olahraga di ruang terbuka, menghirup udara segar, dan mandi matahari pagi. Cari tempat dan waktu yang sepi. Pergi menginap hanya sama si temen bobok, atau sama keluarga yang tinggalnya serumah. Hindari keramaian.

Staycation.

img-20200719-wa00205318350510464368554.jpg

Kalo bosen masakan sendiri, pergi ke warung makan / cafe / resto yang punya meja kursi luar ruangan, berkunjungnya pada jam sepi pengunjung.

p_20200725_172641_p7884097980366609771.jpg

Tetap berusaha disiplin amalin protocol. Kalo gak mendesak banget ya di rumah aja. Keluar 🏠 pake masker, jaga jarak, rajin cuci tangan pake sabun.

Beberapa kali nerima tamu di rumah, di luar pager aja, ngobrol sambil berjemur ☀️

Sampai hari ini masih konsisten minum jus sayur, makan buah, ikan-ikanan, ayam, daging, telur, minyak ikan omega3, sesekali minum sari kunyit, teh hijau, teh putih tapi nggak tiap hari. Mendetoks tubuh dengan puasa dan meditasi. Olahraga low impact di kamar dengan bantuan aplikasi yoga / workout from home. Banyak doa, dzikir pagi petang, sholat, tilawah, sedekah, dan mohon perlindungan dari bala.

Just do the best and let God takes care the rest.

Kategori
COVID-19 KESEHATAN KEWANITAAN

Sahabat Sehat Mendadak Kopdar

Lima anggota Komunitas Muslimah Sahabat Sehat mendadak ngadain sharing meeting. Ada yang pulang dari radiotherapy, kontrol, jelang kemoterapi, ada yang stadium satu, dua, dan empat.

Kita ngobrolin macem-macem pola makan sehat, olahraga yang cocok di masa treatment, olah mindset, olah rasa, literasi doa-doa bahasa Indonesia, pengaruh kebiasaan membaca Al Quran secara masif dan dengan suara keras, impian-impian besar ketika nanti diijinkan tetap sehat dan produktif, sampai tips hubungan suami istri. Fixed ini mahh: 100% shalihaat, cantik dan cerdasss semua.

Booking meja di lesehan outdoor, sebenarnya ini smoking area, tapi kita perempuan-perempuan dominant, alias tukang ngatur. Jadi ketika ada tamu lain, merokok, kita kompak sambung menyambung, menegurnya, “Pak, maaf, tolong yaa, rokoknya dimatikan dulu, kami semua ini penyitas kanker, yang ini masih dalam masa kemoterapi, yang ini pulang radiasi, yang ini juga. Terimakasih ya. ” 😊

Beliau pun tersenyum, mematikan rokoknya. Alhamdulillah.

Saya merasakan energi positif, keikhlasan, dan keyakinan tingkat tinggi, dari obrolan / gurauan kalian. Terima kasih ilmunya, senam sehatnya, motivasinya, inspirasinya. Ma Syaa Allah tabarakaLLaah. 💜

Ki-ka: Irina, Risa, Ika, saiyah.
Risa, penggagas kopdar.
Irina sharing tutorial senam sehat. Risa melengkapi dengan review-nya.
Ki-ka: Risa, ika, Silvana, Irina, saiyah.

Walaupun duduk kami berjarak kurang dari satu meter, tapi semua rajin cuci tangan, dan saya berusaha tetap pakai masker dobel face shield.