Kategori
MELANCONG

Sepuluh Alasan Lebih Suka Belanja Online

Salah satu hikmah pandemi, aplikasi kurir ekspedisi, ojek online, dan market place bersaing ketat, kualitas layanan dan jorjoran diskon. Kaum rebahan menang banyak. Kirim paket nggak perlu jauh-jauh antri di kantor pos/tiki/jne. Paketnya dijemput kurir. Tinggal klik.

Kemarin kirim dokumen dan buku, alamat tujuan Jabodetabek, ongkir kurang dari dua puluh ribu, sehari sampai. Tempo hari jajan Sushi, mie ayam, roti tawar, bawang bombay. Daftar konsultasi ke dokter dan belanja obat pun online. Aplikasi yang kupakai, Gojek, Grab, Help, Lazada, Halodoc, dan Shopee.

“Kalo semua orang kayak kamu, pasar jadi sepi, dooong? Kok tega sih? Kasian kaan, pedagang di pasar.”

Jangan lebay, ah. Tidak mungkin semua orang pilihannya sama. Rezeki sudah dibandrol. Aku belanja online tidak mengurangi rezeki pedagang di pasar, tidak menambah kaya pemilik market place. Sudah sunnatullahnya, orang-orang yang memiliki ilmu lebih, dan mengamalkannya, akan lebih menghasilkan pundi-pundi. Suka atau tidak, pedagang / pengusaha muslim harus mau bersaing dalam kualitas layanan. Bikin aplikasi, atau kerjasama dengan pemilik aplikasi.

Alasan pertama. Salah satu hiburan saya adalah, makan. Jadi pilihannya cuma, masak, atau jajan. Untuk yang enak tapi ribet, prosesnya lama, njelimet, aku prefer jajan ajah.

Alasan kedua, di masa pandemi semua anggota keluarga harus lebih ketat lagi dalam BERHEMAT, harus pintar-pintar mengelola keuangan rumahtangga. Selisih dua ribu perak aja diaudit. Apalagi sampe dua puluh ribuan. Makin dekat warungnya, makin hemat ongkir. Kalo bisa berhemat lebih banyak, selisihnya bisa untuk berbagi. Dalam keterbatasan kadang kita harus memilih antara idealisme vs maslahat. Terserah mau dicap “nguntungin konglomerat” atau apalah. Bodo amat.

Alasan ketiga, nggak perlu antri di kasir atau masuk dalam kerumunan di pasar, mengurangi peluang terpapar penyakit berbahaya. Menyelamatkan nyawa orang-orang di rumah ini hukumnya fardhu ‘ain.

Alasan keempat, tetap bisa menjalin silaturahim dan berbagi hadiah, ke rumah orangtua, guru-guru, atau sahabat yang jauh-jauh. Tinggal klik. Cari warung atau toko terdekat dengan alamat tujuan.

Alasan kelima, kebebasan memilih penjual. Produk boleh sama. Tapi rezeki beda-beda. Saya pasti lebih suka jajan sama tetangga atau teman-teman yang saya kenal betul orangnya amanah, dan sifatnya menyenangkan. Sedangkan kalo belanja di toko online, saya bersedia meluangkan waktu untuk ngebacain dulu review atau ulasan pelanggan-pelanggannya.

Alasan keenam. Kebebasan memilih produk terbaik. Saya pernah belanja mukena buat hadiah, langsung ngeklik toko di Bukittinggi, Tasikmalaya, atau Denpasar. Daster bagus nemu di Pekalongan. Pernah juga nyari parfum Misk Thaharah merk Surati sampai ke Solo, karena di Jabodetabek belum ketemu.

Alasan ketujuh, isi mall sampai pasar loak, dalam genggaman. Mulai dari makanan, alat dapur, kamar mandi, elektronik, skincare atau krimbat Hair Spa ala-ala salon, hingga buku-buku jadul. Mau yang murmer, sejuta umat, atau merk-merk terkenal. Mau yang bonusnya segabruk, atau yang diskonnya sampe sembilan puluh persen. Tinggal scroll-up scroll-down.

Alasan ke delapan. Hemat waktu.

Alasan kesembilan. Bisa membantu calon pelanggan berikutnya dengan penilaian dan ulasan dari kita. Bagaimana kualitas produk. Lama waktu pengemasan. Kualitas packing. Kurirnya. Hingga respon penjualnya.

Alasan kesepuluh. Memperluas wawasan pengetahuan tentang sebuah produk dan manfaatnya, baik dari penjelasan di kotak detail produk maupun ulasan pelanggannya. Kalo saya masih kepo, pingin tahu lebih dalam lagi, saya googling.

Inilah sepuluh alasan kenapa saya memilih belanja online.

Kategori
KESEHATAN MELANCONG WAWASAN

Sekilas Meditasi

Catatan pribadi, dari kelas Meditasi kemarin. Boleh jadi berbeda dengan pemahaman orang lain.

Meditasi itu bukan bertapa. Bukan juga mengosongkan pikiran.
Meditasi hanyalah mekanisme untuk menenangkan diri. Paradigmanya memberdayakan.

Macam-macam Meditasi:

1. Mindfulness meditation  pay attention, be present, right now, no-judging. Bisa dilakukan ketika mandi, rasakan air yang mengguyur kulit, alirannya, suhunya, dengarkan suaranya. Bisa dilakukan juga ketika makan, minum, menggosok gigi, ngobrol dengan orang lain fokus tanpa keinginan menilai atau menginterupsi.

2. Vipassana meditation.  bagaimana menjadi observer, mengamati emosi yang hadir, tanpa reaksi. Hanya mengenali dan mengamati saja emosi yang datang. Jangan bereaksi. Nanti dia (si emosi) akan berlalu, pergi. Emosi mempengaruhi pikiran. Pikiran mempengaruhi energi. Kemarahan membuat cepat lelah. Kebahagiaan, jatuh cinta, membuat manusia lebih kuat, lebih kreatif.

3. Sound meditation.  mendengarkan sesuatu bunyi-bunyian secara detail, gemericik air mengalir di sungai misalnya, dengarkan apa adanya, tanpa judging, tanpa menganalisa, ini juga merupakan Meditasi.

Ketika mengalami kecemasan, kita bisa mengatasinya dengan cara melakukan Grounding.
Grounding ada empat cara:
1. Menggunakan indera penciuman  temukan dua macam bau di sekitar anda, fokus pada bau-bauan itu. Aromaterapi misalnya. Tidak harus wangi lavender.
2. Menggunakan indera pendengaran  temukan dua bunyi di sekitar anda, fokus pada bunyi-bunyian itu. Detik jarum jam, misalnya. Atau hembusan suara pendingin ruangan.
3. Menggunakan indera penglihatan.  temukan dua benda di sekitar anda, fokus pada detil benda itu. Henfon misalnya, bagaimana lekukannya, tutsnya, warnanya, casingnya.
4. Kinestetik, bergerak.  ubah posisi duduk, ubah posisi berdiri, stretching, berjalan, atau olahraga.

Relevansinya dalam ibadah orang islam, bagaimana?

Mindfulness atau grounding bisa lewat latihan sholat khusyu, pahami bacaan, hayati, mulai takbir, alfatihah, rukuk, sujud, tahiyat, dan setiap perpindahan gerakan dilakukan dengan tuma’ninah yang sempurna. Wallahu’alam bish showab.

Langsung praktek.

img-20200719-wa00062865137651762361256.jpg

Kategori
MELANCONG

Komunitas Emak Doyan Jalan

Berawal dari kumpulan emak kenal online janjian budget traveling ke Bromo, terus ke Yogya, Cirebon, Bandung 🛫✈️ Singapore, Bangkok, Cameron Highlands, Penang, Malaka, Kualalumpur, Jeddah, Makkah, Madinah, Turki, Jordan, Palestine, dan destinasi lain. Saya lupa.

Makin ke sini terbuka untuk emak-emak yang baru mau akan doyan jalan-jalan. Mimpi dulu aja. Banyakin apdet informasi dulu aja. Nonton filmnya dulu aja, tentang destinasi wisata dan budaya lokal. Baca ceritanya dulu aja, dari manteman yang sudah sampe duluan. Pengalaman unik, lucu, nyebelin, nyasar, tali tas putus, roda koper copot, sepatu jebol, matahin sodet nasi goreng, senam taichi tengah malem di warung makan.

Empat bulan efek pandemi bikin obrolan group jadi agak monoton, kopit lagi kopit lagi. Saya cetuskan ide tukeran kado. Tahaddau Tahabbu. Saling memberi hadiah, maka kalian saling mencintai. Sambutan antusias. Ada yang ngebanderol kado harga minimal Rp 100.000,- kasih yang bagus sekalian. Jangan tanggung-tanggung. Demi cinta.

Dibuatlah daftar nama, 48 peserta. Pengundiannya bagaimana? Siapa kirim ke siapa? Supaya adil, saya pakai aplikasi Random Generator. Didapatkanlah 24 nomer berpasangan. Ada yang kirim ke Surabaya, Semarang, Kalimantan, dan terjauh Kendari Sulawesi.

Emak Doyan Jalan ini cerdik-cerdik. Belanjanya lewat market place, atau Instagram, dia cari toko yang lokasinya di kota tujuan, jadi hemat ongkir. Bahkan saya sendiri, pakai voucher Gratis Ongkir dong.

Ada lagi yang usul. Buka kadonya serentak, live, via zoom. Jumat 12 Juni 2020 jam 19.30 waktu Jakarta. Ehh saking semangatnya nih emak-emak jam 19.05 udah pada masuk ruang tunggu. Baru kejadian nih. Biasanya janjian meeting zoom pada ngaret setengah jam. Efek pinisirin buka kado jadi pada tepat waktu. Jadilah 25 dari kami saling berbagi cerita dan saling pamer cemilan di rumah masing-masing. Makanan khas daerahnya. Dodol, keripik, kerupuk, kolang kaling, dan lain-lain.

Satu yang paliing menarik. Jam 21.30 ada mak Poppy, cerita, sebelum kirim kado beliau riset dulu, gugling dulu, siapakah gerangan Vivi Haniyah Silviati, profesinya, hobinya, warna kesukaannya, bahkan sampai tanggal lahirnya. Ternyata, mereka lahir di tahun yang sama, bulan yang sama, tanggal yang hampir sama, selisih satu hari doang. Sedetail itu. Inspiring. 💖 Demi cinta.

Saya sendiri dapet Sajadah Turki merk Arbain Ultra Spigel, warna hijau orens, bahannya tebal, ukurannya lebar. Seperti sajadah yang saya beli di Madinah. Wangi toko. Belom dicuci. Langsung saya pakai besoknya, sholat Subuh.

Hampir jam 22.00 wib mataku kriyep-kriyep me- lengket, akhirnya tutup warung. Terimakasih MC terkeren ketjeh baday Tri Ayu Noverani
Suasana jadi anget, seru, fun. Kelanjutannya, di antara mereka, saling berteman di fesbuk dan Instagram masing-masing, ada yang closing, jadi transaksi muamalah, ada yang saling kopidarat. Makasiih panitia super keren yang bekerja keras ngejapriin, ngumpulin alamat, ngerapihin database, ngejapriin lagi si anu kirim ke si anu, dan memonitor siapa belum kirim, siapa belum terima. Kalian super duper keren bangeet Mak…. Terimakasih juga semua partisipan Tukeran Kado EDJ 2020. Semoga bermanfaat yaaa kadonya. 🎁

Barokallohufikum. 🤲

 

 

Image may contain: 12 people, including Siti Mardiasih and Amrina Rahim

Image may contain: 14 people, including Tri Ayu Noverani, Dyan Kalandra Shs, Epa Aulin, Erni Anggraeni, Elda Deviana, Ambar Wati, Yolla Kusuma Williandari, Yandi Kondakh, Silviati Haniyah and Siti Chotimah

 

No photo description available.

 

Image may contain: 1 person, closeup and text

 

 

Image may contain: text

 

 

Image may contain: text

 

 

Image may contain: one or more people and text

 

Image may contain: people standing, text that says '44% 18:30 Tatiana Soe... Just now Mak @Senny hatur nuhun yaaaaaa... dan ternyata muat lohh .warnanya juga aku sukaa..'

 

 

Kategori
MELANCONG

Athens 2008

Saya berkesempatan mengunjungi ibukota Greece pada bulan Agustus 2008, dalam rangka menghadiri undangan Konferensi Director sebuah perusahaan kosmetik direct-selling asal Swedia, tempat saya berkhidmat masa itu. Perjalanan pertama saya ke luar negeri, naik maskapai Luthansa transit Singapore dan Frankfurt, keluyuran di dalem bandaranya doang, karena jeda penerbangan berikutnya kurang dari enam jam.

Kategori
ASAKU MELANCONG

Istiqomah dalam bertaubat.

Tema kajian Subuh pada hari Jumat 6 Desember 2019 di Masjid Daarut Tauhiid Bandung, adalah tentang istiqomah dalam bertobat.

Perumpamaannya gosok gigi tiap hari dan enam bulan sekali gosok gigi. Mandi tiap hari dan mandi sebulan sekali. Tentu saja hasil akhirnya pasti berbeda.

Salah satu waktu terbaik bertaubat adalah di waktu Sahar, yaitu sekitar setengah jam sebelum Subuh, atau pada waktu imsak menjelang Subuh.

Dan Allah Maha melihat hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang berdoa: ‘Wahai Rabb kami, sesungguhnya kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka’. (Yaitu) orang yang sabar, orang yang benar, orang yang taat, yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahar.” (QS. Ali Imron: 16-17)

Kategori
MELANCONG

Menemukan Rasa

Tahu jalannya’ dan ‘pernah melaluinya’ adalah dua hal yang sangat berbeda.
.

Dimana letak perbedaannya? . ‘Rasa’. .

Di zaman sekarang ini, untuk sekadar ‘tahu jalannya’ sangatlah mudah, cukup buka google maps, ketik lokasi tujuan, terlihat detail semua jalan menuju kesana, beserta ragam alternatif pilihan.
.

Tapi ketika berbicara tentang kualitas dan ‘rasa’ perjalanan, akan jauh berbeda dibandingkan jika kita pernah melaluinya.
.

Kita bisa tahu persis dimana saja letak polisi tidur sepanjang jalan, tukang sate gerobak kaki lima favorit, lubang-lubang jalan yang perlu dihindari, sampai spot-spot terbaik untuk foto-foto.
.

Dan ucapan orang yang ‘pernah melaluinya’ akan terasa begitu bertenaga (powerful) saat menunjukkan jalan kepada mereka yang membutuhkan arahan.
.

Ngomongin ikhlas itu mudah, sampai kita benar-benar dihadapkan pada situasi yang memaksa kita untuk melaluinya.
.

Mengajar tentang ‘rendah hati’ itu enteng dan manis di lidah, sampai kita bertemu dengan kondisi untuk menguji bisakah mempraktekkannya.
.

Menganjurkan orang lain untuk mau memaafkan itu ringan, sampai kita berada dalam keadaan yang membuat kita harus sungguh-sungguh melakukan apa yang dianjurkan.
.

Menyuruh orang lain untuk menahan amarah dan bersabar itu gampang, sampai dihadirkan kejadian yang akan memperlihatkan kemampuan kita untuk mengamalkannya.
.

Apa-apa yang sering kita serukan akan berubah menjadi ‘tukang tagih’, hadir dihadapan, meminta untuk dilakukan.
.

Semata-mata sebagai wasilah untuk menaikkan kualitas diri dan menghujamkan rasa dalam hati.
.

Memang bagian yang paling sulit menjadi seorang pembicara, trainer, mentor, guru, untuk orang lain ataupun sebagai pengajar dan pendidik untuk sebuah keluarga kecil kita adalah “Walk the Talk”. Menyelaraskan apa yang dilakukan dengan apa yang diserukan dan diajarkan.
.

Semua jurus-jurus yang sudah kita tahu tak pernah teruji sampai Allah hadirkan kesempatan untuk ‘latih tanding’.
.

Teruslah berada dalam jalan kebaikan.. perjalanan cinta seorang hamba…
semoga setiap langkah kita selalu dibimbing olehNya.
.

Terimakasih inspirasi paginya Kang @hendy_triyunianto

Kategori
MELANCONG

Destinasi Wisata di Lembang

The Great Asia Africa

Ada destinasi wisata baru di Lembang, namanya The Great Asia Africa, lokasinya berseberangan Farm House.

The Great Asia Africa.
Miniatur negeri Korea, Jepang, India, Turki, dan benua Afrika. Selain bangunan dan spot foto yang Instagramable, tersedia juga souvenirs, oleh-oleh dan makanan khas negara-negara tersebut.

Letak wahana itu di lembah yang agak dalam, jadi untuk kembali keluarnya lumayan hore ‘nanjaknya. Anggep aja fitness. 😊 Tersedia lift untuk lansia, ibu hamil, balita, pengunjung berkursi roda dan seorang pendampingnya.

Buka jam 08.30 – 17.30 wib. HTM. Rp. 50.000,- dapat segelas gede susu, pilih satu, rasa pisang atau original.