Kategori
WAWASAN

Empat Hal Penguat Kesabaran dalam Belajar?

Empat Hal Penguat Kesabaran dalam Belajar?

By : ‘Aafiyah Salma Lathifah.

Baca sampai selesai, yaa 😊

Ada lembaga Quran bersanad, yang membagi simpulan risetnya, bahwa 60% Muslim di Indonesia buta tajwid Al Quran.

Dua penyebab utamanya, adalah.. Ignorance (egepe, bodo amat, masih muda, belum perlu, tar aja kalo udah pensiun) dan Kibir (sombong, merasa sudah benar bacaannya).

Bagaimana cara mengetahui bahwa kita termasuk yang 60% atau yang 40%nya? Kita pergi menemui guru-tahsin bersanad, dan minta dikoreksi bacaan Alfatihah kita.

Eng ing eeeng. Saya sendiri masih termasuk yang 60%. Makdarit, saya kembali berguru, belajar memperbaiki bacaan Quran saya kepada lembaga dan guru-guru bersanad.

Belajar tajwid itu beda, dengan belajar sales, marketing, psikologi kesuksesan dunia. Kalo mau sukses, kita harus fokus pada bekal keunggulan kelebihan. Sedangkan belajar tajwid, guru akan fokus pada kesalahan, yang harus diperbaiki. Guru-guru yang bagus, sangat detil, sangat jeli menemukan kesalahan bacaan. Inilah faktor yang kemudian membuat sebagian pembelajar tajwid, cenderung mudah patah semangat, gugur di awal perjuangan.

Bahkan ada juga, waktu mau belajar, semangaaatt banget, sampe maksa-maksa gurunya menyediakan waktu untuk mereka. Begitu sang guru berkenan, dengan syarat memenuhi tata tertib yang sudah berjalan, seperti mengerjakan tugas harian, latihan murojaah setiap hari dan dilaporkan di grup, bersedia ditempatkan di kelas yang terpisah dari genk-nya. Mereka kemudian, muntaber. Mundur tanpa berita. 😊

Belajar Quran itu, reward nya Surga, maka tantangannya juga luarbiasa, dan tantangan terbesar adalah mengalahkan diri sendiri. Bagaimana caranya agar bisa tetap istiqomah? Empat hal di antara penguat kesabaran orang-orang bertahan belajar tajwid Quran adalah:

1. Berusaha terus, memperbarui niat, meluruskan niat, saya belajar untuk apa, supaya apa, karena siapa, supaya kenapa.

2. Bersahabat erat dengan pembelajar-pembelajar yang istiqomah. Gabung komunitas ODOJ, misalnya.

3. Fokus pada latihan murojaah harian. – Bukan pada hasil (kepingin dinilai benar oleh guru).

4. Berdoa mohon perlidungan Allah dari sifat ignorance, kibir, berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat. Memohon kekuatan, pertolongan, istiqomah. Melibatkan Allah dalam setiap prosesnya.

Wallahu’alam bish showab.

http://www.mbafi.WordPress.com

https://fifisofida.home.blog/

Kategori
MELANCONG

Komunitas Emak Doyan Jalan

Berawal dari kumpulan emak kenal online janjian budget traveling ke Bromo, terus ke Yogya, Cirebon, Bandung 🛫✈️ Singapore, Bangkok, Cameron Highlands, Penang, Malaka, Kualalumpur, Jeddah, Makkah, Madinah, Turki, Jordan, Palestine, dan destinasi lain. Saya lupa.

Makin ke sini terbuka untuk emak-emak yang baru mau akan doyan jalan-jalan. Mimpi dulu aja. Banyakin apdet informasi dulu aja. Nonton filmnya dulu aja, tentang destinasi wisata dan budaya lokal. Baca ceritanya dulu aja, dari manteman yang sudah sampe duluan. Pengalaman unik, lucu, nyebelin, nyasar, tali tas putus, roda koper copot, sepatu jebol, matahin sodet nasi goreng, senam taichi tengah malem di warung makan.

Empat bulan efek pandemi bikin obrolan group jadi agak monoton, kopit lagi kopit lagi. Saya cetuskan ide tukeran kado. Tahaddau Tahabbu. Saling memberi hadiah, maka kalian saling mencintai. Sambutan antusias. Ada yang ngebanderol kado harga minimal Rp 100.000,- kasih yang bagus sekalian. Jangan tanggung-tanggung. Demi cinta.

Dibuatlah daftar nama, 48 peserta. Pengundiannya bagaimana? Siapa kirim ke siapa? Supaya adil, saya pakai aplikasi Random Generator. Didapatkanlah 24 nomer berpasangan. Ada yang kirim ke Surabaya, Semarang, Kalimantan, dan terjauh Kendari Sulawesi.

Emak Doyan Jalan ini cerdik-cerdik. Belanjanya lewat market place, atau Instagram, dia cari toko yang lokasinya di kota tujuan, jadi hemat ongkir. Bahkan saya sendiri, pakai voucher Gratis Ongkir dong.

Ada lagi yang usul. Buka kadonya serentak, live, via zoom. Jumat 12 Juni 2020 jam 19.30 waktu Jakarta. Ehh saking semangatnya nih emak-emak jam 19.05 udah pada masuk ruang tunggu. Baru kejadian nih. Biasanya janjian meeting zoom pada ngaret setengah jam. Efek pinisirin buka kado jadi pada tepat waktu. Jadilah 25 dari kami saling berbagi cerita dan saling pamer cemilan di rumah masing-masing. Makanan khas daerahnya. Dodol, keripik, kerupuk, kolang kaling, dan lain-lain.

Satu yang paliing menarik. Jam 21.30 ada mak Poppy, cerita, sebelum kirim kado beliau riset dulu, gugling dulu, siapakah gerangan Vivi Haniyah Silviati, profesinya, hobinya, warna kesukaannya, bahkan sampai tanggal lahirnya. Ternyata, mereka lahir di tahun yang sama, bulan yang sama, tanggal yang hampir sama, selisih satu hari doang. Sedetail itu. Inspiring. 💖 Demi cinta.

Saya sendiri dapet Sajadah Turki merk Arbain Ultra Spigel, warna hijau orens, bahannya tebal, ukurannya lebar. Seperti sajadah yang saya beli di Madinah. Wangi toko. Belom dicuci. Langsung saya pakai besoknya, sholat Subuh.

Hampir jam 22.00 wib mataku kriyep-kriyep me- lengket, akhirnya tutup warung. Terimakasih MC terkeren ketjeh baday Tri Ayu Noverani
Suasana jadi anget, seru, fun. Kelanjutannya, di antara mereka, saling berteman di fesbuk dan Instagram masing-masing, ada yang closing, jadi transaksi muamalah, ada yang saling kopidarat. Makasiih panitia super keren yang bekerja keras ngejapriin, ngumpulin alamat, ngerapihin database, ngejapriin lagi si anu kirim ke si anu, dan memonitor siapa belum kirim, siapa belum terima. Kalian super duper keren bangeet Mak…. Terimakasih juga semua partisipan Tukeran Kado EDJ 2020. Semoga bermanfaat yaaa kadonya. 🎁

Barokallohufikum. 🤲

 

 

Image may contain: 12 people, including Siti Mardiasih and Amrina Rahim

Image may contain: 14 people, including Tri Ayu Noverani, Dyan Kalandra Shs, Epa Aulin, Erni Anggraeni, Elda Deviana, Ambar Wati, Yolla Kusuma Williandari, Yandi Kondakh, Silviati Haniyah and Siti Chotimah

 

No photo description available.

 

Image may contain: 1 person, closeup and text

 

 

Image may contain: text

 

 

Image may contain: text

 

 

Image may contain: one or more people and text

 

Image may contain: people standing, text that says '44% 18:30 Tatiana Soe... Just now Mak @Senny hatur nuhun yaaaaaa... dan ternyata muat lohh .warnanya juga aku sukaa..'

 

 

Kategori
ASAKU

Dikirimi Foto ini oleh Mama

Image may contain: 8 people, including Vicky Permana, people standing

 

 

Awalnya nggak ‘ngehh ini foto kapan. Pas pake kacamata 🤓😃 ahaaa. Jadi pen cerita ulang, sejarah foto ini.

Perhatiin deh, wajahku agak bengkak (moonface), sebelah mataku bintitan, ini adalah salah dua efek kemoterapi kelima. Sabtu kemo, Senin berangkat Haji. Pamitan, haru biru, pasrah menghadapi 40 hari berikutnya di Haromain.

Bawa bekal dua ampul Herceptin, yang ‘nyarisss ketinggalan. Sampai di Masjid Al Furqon jamaah keloter 59JKT – 2018 sudah ramai dan semua sibuk absen, registrasi koper, nyari bus masing-masing. Kami nyelonong aja naik bus. Cooler box ketinggalan di mobil adekku. Emakku yang inget, Fi obat, Fi obat. Alhamdulillah kebawa juga tuh Herceptin.

Herceptin obat apaan sih? Silakeun googling ya Mak. 😊

Melalui postingan ini kami cumaa mau ngingetin, nyemangatin.. kalo kita punya impian naik Haji, rencanakan sungguh-sungguh, dawamkan amalan yang terbaik dan fokus ya Mak. Korbankan dulu pengeluaran yang kurang mendesak. Fokus perbaiki kualitas dan kuantitas sholat, banyakin taubat, sedekah dan ‘nabung.

Pejeeng, gambar Ka’bah 🕋 gede-gede di kamar, di ruang sholat, di ruang makan, di ruang tamu. Jadiin wallpaper di henpon dan laptop. Memperkuat afirmasi. Makin sering diliat, makin sering disholawatin, makin sering didoain, in syaa Allah jalan makin terbuka.

Tapi kok adaa, muslim yang biasa-biasa ajaa, nggak mendawamkan amalan-amalan di atas, malah cenderung suka dzholim, tapi bisaa pergi haji juga? Yupp. Bisa jadi Allah memanggil kita ke Tanah Suci, sebagai kasih sayang-Nya, kita dikasih kesempatan bertaubat.

Kita semua adalah pendosa, pelaku ma’siyat. Dan bertaubat nggak mesti nunggu panggilan Haji. Siapa yang yakin pede besok masih ada umur?

 

NastaghfiruLLaah wa atuwbu ilaiH. 🤲

 

===

Kayaknya hatiku ketinggalan di Haromain, pingiiin banget balik lagi,  berempat sama anak-anak, umroh kek, haji kek, terus mampir juga ke negeri para Nabi….. Palestina, sholat di Masjidil Aqsha dalam keadaan terbaik…. aamiin aamiin Ya Rabb  🤲 🤲

Kategori
WAWASAN

Ucapan Belasungkawa

Ucapan “semoga husnul khotimah” bukan untuk yang sudah wafat, ga ngefek lagi. Tapi lebih pantas untuk yang masih hidup.
Ucapan untuk yang sudah wafat, adalah, doa permohonan ampunan dan rahmat.

Contoh:

Jika mayit laki-laki maka doanya:

Allohummaghfirlahu warhamhu waafihi wafuanhu.

Jika mayit perempuan maka doanya:

Allohummaghfirlaha warhamha waafiha wafuanha.

Ya Allah ampunilah dia, sayangilah dia, sejahterakanlah dia, dan maafkanlah dia.

===

Semoga kita semua yang masih hidup, diwafatkan dalam keadaan Husnul Khotimah. 🤲

===

Berilmu sebelum beramal. Beradab sebelum berilmu.

Kategori
KESEHATAN

TENTANG SUPPORT GROUP

Pasien kanker dan keluarga yang cenderung memilih pengobatan MEDIS, perlu gabung support group.

Penting banget. Kenapa?

1. Karena nggak mungkin terhubung 24 jam dengan dokter yang siap ditanya.

2. Banyak temen senasib, yang memahami betul, keluhan kita. Dan teman-teman yang sudah survive sekian belas tahun. Kita bisa belajar dari mereka.

3. Di beberapa support group, ada dokternya juga.

4. Supaya dapat informasi-informasi valid penunjang pengobatan medis. Karena di luar sana banyak sekali informasi yang menyesatkan.

5. Kalo sudah gabung pun, pasien atau caretaker harus rajin baca dan kalo ada istilah-istilah yang belum dipahami, jangan sungkan bertanya.

6. Kalo support group mengadakan acara, usahakan gabung. Pertemuan, baik tatap muka, atau pun virtual, sangat bermanfaat menambah pengetahuan, memperluas wawasan, dan menggugah semangat baru.

7. Filtering, saring serap yang baik-baik saja, karena di dalam group ada bermacam karakter pasien. Bintangin informasi yang penting, yang bermanfaat. Clear chat yang unfaedah.

Mau gabung 🎗️support group, yuk japri saya di

Kategori
RETJEHAN

Humble, Kenal Agama, Takut Allah, Tapi Bo-ong.

Gw nggak gengsi ngaku, kalo iya gw termasuk yang auto unfollow dan unsubscribe si yucuber, horasudi nyebut namanya. Sedekahnya sih keren. Tayangannya juga banyak faedah. Tapi demen diboongin si nganu? Elu aja kalee, gue ogah! 😊

Mending gue pamer-pamer ngajak-ngajak follow channel Ustadz Abdul Somad, Hanan Attaki, Adi Hidayat, Rumah Tajwid, Aa Gym, KH M Nurul Huda, Zaidul Akbar, Al Bahjah TV.

Atau channel masak-masak, kesehatan, public speaking, yoga, ulasan teknologi, tutorial meikap, parenting, ulasan ekonomi, supaya…

Bisa melihat masalah dan peluang jawabannya dari banyak sisi. Gak cepet ngeJudge ini salah itu benar. Terkait ilmu dunia, ya. Suatu saat anak-anak beranjak dewasa, kita bisa tetep nyambung, ngobrol ama mereka. Pengetahuan dan wawasan kita kagak jadul-jadul amat. Gak kudet / kurang apdeit. Memperkecil generation gap, dalam komunikasi di keluarga. Wallahualam.

“Makanyaaa idola itu Rosulloh, aja.”

Yass Salaam. …..

Maliiihh… Orang follow dan subscribe channel artez mahh kagak melulu karena kagum or mengidolakan sosok, kalee. Mostly karena postingannya banyakan faedahnya. Humble, gaa sombong, kenal agama, takut sama Allah.

Tapi bo-ong! 😆🤪😆

Kategori
ASAKU RETJEHAN WAWASAN

Balada Pembeli

BALADA PEMBELI.

By: ‘Afiyah Salma Lathifa.

Sebagai pembeli, justru saya kurang sepakat dengan ungkapan, “Pembeli adalah Raja.” Karena pada kenyataannya kita saling membutuhkan, dan kita juga punya pilihan untuk melanjutkan transaksi atau tidak.

Saling menghormati, saling menghargai, saling memahami sajalah satu sama lain. Jangan jadi pembeli/penjual yang nyebelin, sok penting gituh. Maunya dianaa ajaa yang dipahami, diramahi, disopansantuni. Orang lain aja yang harus sabar. Diana boleh seenak udelnya.

Penjual yang terluka tersinggung sakit hati akibat sikap pembeli yang zalim, pasti akan bilang, “Rejeki dari Allah, bukan dari situ.”

Pembeli yang kecewa pun akan ngomong, “Cukuplah, ini muamalah yang terakhir. Banyak yang jual barangnya lebih bagus, lebih murah, fast response, ramah, kagak judes kagak baperan, bisa COD pulak.”

Ini urusan dunia lohh. Remeh temeh. Retjehan. Dampaknya bisa merusak masa depan akherat, jika sampai ngotorin hati, tidak bertegur sapa, menyemai benih sentimen pribadi, apalagi sampai putus silaturahim. Na’udzubillahi min dzalik.

Kita sama-sama belajar yaa, saling respek, saling memaafkan, saling maklum. Kita berlindung kepada Allah dari gangguan syaithan dan penyakit hati. Kita sungguh-sungguh meminta kepada Allah, qolbun salim.

Mohon maaf lahir bathin yaa 🙏

Menulis, melepaskan uneg-uneg dan memeluk harapan baik.