Kategori
ASAKU RETJEHAN WAWASAN

Balada Pembeli

BALADA PEMBELI.

By: ‘Afiyah Salma Lathifa.

Sebagai pembeli, justru saya kurang sepakat dengan ungkapan, “Pembeli adalah Raja.” Karena pada kenyataannya kita saling membutuhkan, dan kita juga punya pilihan untuk melanjutkan transaksi atau tidak.

Saling menghormati, saling menghargai, saling memahami sajalah satu sama lain. Jangan jadi pembeli/penjual yang nyebelin, sok penting gituh. Maunya dianaa ajaa yang dipahami, diramahi, disopansantuni. Orang lain aja yang harus sabar. Diana boleh seenak udelnya.

Penjual yang terluka tersinggung sakit hati akibat sikap pembeli yang zalim, pasti akan bilang, “Rejeki dari Allah, bukan dari situ.”

Pembeli yang kecewa pun akan ngomong, “Cukuplah, ini muamalah yang terakhir. Banyak yang jual barangnya lebih bagus, lebih murah, fast response, ramah, kagak judes kagak baperan, bisa COD pulak.”

Ini urusan dunia lohh. Remeh temeh. Retjehan. Dampaknya bisa merusak masa depan akherat, jika sampai ngotorin hati, tidak bertegur sapa, menyemai benih sentimen pribadi, apalagi sampai putus silaturahim. Na’udzubillahi min dzalik.

Kita sama-sama belajar yaa, saling respek, saling memaafkan, saling maklum. Kita berlindung kepada Allah dari gangguan syaithan dan penyakit hati. Kita sungguh-sungguh meminta kepada Allah, qolbun salim.

Mohon maaf lahir bathin yaa 🙏

Menulis, melepaskan uneg-uneg dan memeluk harapan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s